WATAK Uyie Achmad (Menurut Primbon):
HARI MINGGU :
Pandai bergaul, disukai orang banyak, berjiwa besar, suka merendahkan diri, pandai berbicara dan dapat mengatasi masalah yang dihadapinya dengan baik.
TANGGAL 26 :
menunjukkan orang yang penuh dengan lemari dan laci, karena baginya tidak ada yang terlalu kecil untuk fungsi praktis, dan baru mengetahui membutuhkan satu hal setelah membuangnya. Sangat introspektif dan cenderung hidup dengan bayang-bayang masa lalu. Walaupun memulai banyak hal, namun menemui kesulitan untuk menyelesaikannya, dan hanya dirinya sendiri yang bisa menentukan pilihan untuk meningkat atau jatuh di bawah rata-rata.
Bisa mengomersialkan semua lahan seni - kecuali musik - dengan langkah yang besar. Bisa sukses di bidang politik dan diplomasi, dan seharusnya memperoleh pendidikan tinggi.
Tipe "menikah" serta memiliki sifat domestik yang indah, mencintai rumah dan anak-anak.
Tidak puas dengan miliknya dan menyukai warna-warna yang terlihat pada pakaian yang dikenakan,
Dia sebenarnya tidak terlalu menekankan pada kepuasan fisik dan sangat murah hati pada orang lain.
BULAN FEBRUARI :
- Mempunyai hati yang tulus
- Perasaannya peka dan mudah tersinggung
- Selalu menuruti apa yang diinginkannya
- Suka humor dan hormat pada siapa saja
- Keras hati dan mempunyai pendirian tetap
- Agak pemalas dan suka mengingkari janji
SHIO TIKUS (1984)
- Dilahirkan dibawah tanda yang menunjukkan daya tarik dan usaha yang tidak kenal lelah.
- Mereka adalah orang-orang yang hangat dengan kepribadian yang penuh semangat, yang selalu ingin menghasilkan sesuatu. Hal ini berarti bahwa ia bersifat rakus akan kehidupan dan ingin memanfaatkan setiap kesempatan semaksimal mungkin.
- Dia adalah oportunis sejati (yang hanya memikirkan kehidupan pada saat ini dan jarang merencanakan hari esok).
- Dia bisa menghasilkan lebih banyak hal dalam 24 jam (daripada yang kebanyakan orang hasilkan dalam beberapa hari).
- Cerdas dan pandai bergaul, mereka menyukai perkumpulan besar dan klub-klub eksklusif dimana mereka dapat memperluas kesempatan dengan relasi mereka.
- Cepat tanggap dan suka berbicara, Dia jarang perlu mencari pengagum.
- Biasanya memiliki lebih banyak kenalan daripada teman sejati. Meskipun mereka tahu sesuatu tentang hampir semua orang di kota, namun mereka bersikap protektif bila menyangkut perasaan mereka dan bila harus memperlihatkan perasaan terdalam kepada beberapa orang saja.
Di lain pihak, Kemampuannya yang lihai dapat dengan mudah mengorek informasi dari orang lain dan tidak ragu untuk menggunakan bocoran informasi dari suatu sumber atau mengambil keuntungan dari kesalahan orang lain. Lagi pula, jika ia tidak memanfaatkan kesempatan tersebut, orang lain pasti melakukannya.
Walaupun dia mungkin murah hati dengan waktu dan nasehat serta memperlihatkan perhatian yang besar terhadap orang-orang disekitarnya, akan jarang ditemukan dirinya memberikan uang atau hadiah dengan mudah kepada mereka yang bukan termasuk dalam keluarga atau mereka yang benar-benar disukainya.(Namun jika anda mendapatkan hadiah yang mahal darinya, anda seharusnya bersyukur bahwa anda telah mendapat nilai lebih dalam pandangannya).
Walaupun umumnya tidak dikenal sebagai orang yang romantis, tetapi mereka sangat sentimental terhadap keluarga dan sangat setia terhadap orang tua dan anak-anak mereka. Meskipun saudara lain, mertua, atau teman dekat menggantungkan diri pada dirinya, ia biasanya tidak keberatan. Dia akan selalu menemukan sesuatu yang dapat dikerjakan mereka demi keuntungan rumahtangganya sendiri.
Ia lemah terhadap segala macam penawaran sehingga akan memenuhi rumah mereka dengan tanda mata dan benda-benda sentimental yang tidak benar-benar mereka perlukan tetapi tidak sanggup mereka lepaskan.
Ia bukanlah orang-orang yang dilahirkan untuk bekerja keras. Biasanya lebih suka menghasilkan uang dengan kepandaian mereka.
Variasi sangat diperlukan, dan kebanyakan akan lebih memilih jadwal yang fleksibel daripada rutinitas jam kantor. Ia teliti terhadap hal-hal yang mendetail, dan sifat ini merupakan suatu kelebihan dalam bidang bisnis. Dia adalah kritikus sejati yang mampu memberikan penilaian yang jelas dan obyektif. Dia tidak mudah dibingungkan oleh harapan yang terlalu muluk terhadap segala macam tugas, mampu memahami inti permasalahan dengan cepat.
Bila ambisinya menjadi tidak terkendali, ia dapat menanggung terlalu banyak seorang diri sehingga perhatiannya menjadi terpencar-pencar. Jika ia dapat belajar untuk menyelesaikan apa yang dimulai sebelum melaksanakan proyek lain, Tikus pasti akan berakhir dalam kemakmuran, karena dia cerdik, mampu beradaptasi dan menggemari tantangan.
Sisi Negatif Shio Tikus >>> Jika rencana tidak berjalan lancar atau ia mengalami suatu kemunduran, Sifatnya yang biasanya ramah akan memperlihatkan sisi kepribadiaan yang dangkal dan terobsesi dengan hal-hal yang sepele. Oleh karena dia begitu rajin, ia akan sangat jengkel terhadap orang yang tampak malas dan boros. Shio memiliki potensi untuk bersikap agresif, dan sifat ini biasanya diekspresikan dengan meributkan hal-hal kecil dan terlalu mempedulikan hal-hal yang remeh. Dalam keadaan luar biasa, seorang Tikus yang dalam kesulitan dapat terobsesi dengan rencana-rencana yang harus dijalankan apa pun yang terjadi. Pada saat ini pesona dan sikap mereka yang santai digantikan oleh sikap keras kepala yang tidak dapat diubah. Sifat negatif lain yang ditunjukkan oleh beberapa Tikus termasuk juga kegemaran terhadap gosip dan suatu kecenderungan untuk terlalu banyak mencampuri urusan orang lain (meskipun biasanya dilakukan dengan maksud baik).
Warga Shio Tikus Dari Indonesia :
B. J. Habibie, N. H. Dini, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ali Moertopo, Arswendo Atmowiloto, Ivanna Lie, Amir Moertono, Sunandar Prijosudarmo, AHMAD DHANI PRASETYO, Ir. Budi Santoso, Sitor Situmorang, Soenawar Soekowati, Sofia W.D., Lasiyah Sutanto, Achmad Tahir, Anna Tairas, Slamet Rahardjo.
Warga Shio Tikus Dari Negara Lain :
William Shakespeare, James Baldwin, Jimmy Carter, Marlon Brando, Mozart, Yves St. Laurent, Pangeran Charles, Pangeran Andrew, Lee Marvin, Richard Nixon, Olivia Newton-John
PISCES :
Para Pisces adalah kaum yang ekstrim, sensitif dan lain dari yang lain. Mereka ingin melakukan segala sesuatunya dengan baik tetapi hal ini sulit sekali, karena mereka juga harus selalu mendengarkan kata hati mereka tentang hal-hal yang benar & salah.
Para pisces penuh pesona, humor dan simpati bila berhadapan dengan orang lain sehingga menerima banyak pertolongan dari orang lain.
Pisces butuh suatu wadah untuk mengembangkan bakatnya sehingga ia merasa sangat bahagia. Mereka akan frustasi bila terjebak dalam rutinitas.
Mereka mudah percaya janji-janji yang diberi oleh orang lain, tanpa berpikir panjang.
aum Pisces pandai dalam hal memainkan perasaan. Mereka menjadi sangat sensitif terhadap apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain, dam menjadi sangat mudah marah tanpa alasan yang jelas. Ini membuat orang lain sulit menebak perasaan mereka.
Kaum Pisces senang bila pekerjaannya dihargai orang lain, bila tidak maka ia tidak akan mengerjakan tugasnya dengan benar.
Pisces senang pada hal-hal yang bersifat hiburan dan bersedia menjadi tuan rumah dari setiap peristiwa atau pertemuan. Mereka terlihat malu dan tertutup namun padahal tidak. Bila mereka merasa nyaman dengan sekitarnya, mereka tidak akan ragu untuk mengambil alih.
WETON : MINGGU PON
- Termasuk tipe yang sensitif. Mungkin karena takut disakiti, ia selalu melindungi perasaannya.
- Hati dan pikirannya mungkin cukup dalam, tetapi terkadang orang lain menganggapnya tertutup. Barangkali dia telah mengembangkan penilaian yang tajam terhadap baik-buruknya watak manusia
- Dengan bakatnya, dia dapat menjadi seorang diplomat yang piawai -- atau malahan seorang manipulator yang licik!
- Selalu berusaha terlihat baik didepan teman-temannya. Walaupun ia mungkin saja mengambil cara yang tidak langsung atau menunggu saat yang tepat, tetapi lama-lama ia pasti akan merebut kesempatan untuk mempertunjukkan kelebihannya, entah dari segi material ataupun intelektual.
Uyie Achmad™
jelek-jelek begini, yang penting saya tidak tampan...
Sabtu, 22 Oktober 2011
Jumat, 21 Oktober 2011
Milikku atau bukan, Aku miliknya

Oleh: Uyie Achmad © 20 Oktober 09
Mencuri-curi waktu...
Mencari-cari seraut bentuk paras di kedalaman benak
Mengingatnya adalah damai... Damai bisa mengingatnya
Aku bayangkan ia tersenyum menyambut senyumku
Sungguh disayangkan...dunia yang luas ini membatasi pandangan
Kuhanya bisa terpagut menatap layar angan yang terbentang di hadapan
Sirnakan penat ketika ragu dan bimbang mengepung keadaanku
Kenapa tak sedekat ini saat kuterjaga...?
Kutatap langit selalu...berharap di sana iapun menatapnya
Terima kasih telah menciptakan perempuan ini...ucapku padaNya
Terima kasih telah melahirkannya...ucapku pada ibundanya
Terima kasih telah menjaga & melindunginya...ucapku pada ayahandanya
Terima Kasih telah memperhatikan dia...ucapku pada saudara dan sahabat-sahabatnya
Terima Kasih telah mengenalkanku padanya...ucapku pada waktu
Syukur ini kuselipkan dalam tiap doa...mungkin berlebihan, tapi inilah kelebihan dari sosoknya
Lewat dunia yang bukan sebenar-benarnya dunia...
Melalui ruang gerak yang bukan sebenar-benarnya ruang
Kumenyapa, mengenal...dan mencintainya
Tak perduli apakah dia memperdulikan perasaan ini atau tak sedikitpun
Mungkin bosan kau menelusuri kata demi kata yang kutuang di catatan ini
Berterima kasih malah diriku...kau memperhatikan perasaan yang tertuang ini...
Karena kata 'bosan' takkan mungkin pernah ada bila kau tak membacanya
Kuukir perasaan ini...sebelum waktu menghapus semuanya
Sudah kuutarakan...sudah kuungkapkan
Referensi DVD Bermutu
The Pursuit Of Happyness

Film Drama besutan sutradara Gabriel Muccino ini merupakan visualisasi dari kisah nyata seorang Chris Gardner (diperankan oleh Will Smith) dalam mengarungi pahit getir kehidupan bersama anaknya Christhopher (diperankan oleh Jaden Smith) yang berusia 5 tahun.
Cerita dimulai dengan setting tahun 1981 di sebuah apartemen kecil kawasan San Fransisco-California, saat ia masih menjadi seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga membeli franchise untuk menjual Bone Density Scanner Portable /Scanner Tulang Portable (scanner ini mampu menghasilkan gambar lebih baik dibanding X-ray) Namun sayangnya setiap dokter yang pernah ditemui Chris beranggapan bahwa barang yang ditawarkannya terlalu mahal. Sedangkan Istrinya, Linda (diperankan oleh Thandie Newton) bekerja sebagai buruh di sebuah Laundry yang kerap kali menanyakan hasil dari penjualan scanner. Lambat laun keharmonisan keluarga kecil ini mulai goyah ketika menyadari bahwa mereka tak mampu membayar tunggakan sewa rumah dan tagihan-tagihan lain yang semakin menumpuk. Kekacauan bertambah mulai dengan disitanya mobil Chris karena tak mampu membayar surat tilang akibat kelalaiannya parkir sembarangan dan Salah satu scannernya dibawa kabur pengamen.
Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja bertemu dengan seseorang yang membawa mobil mewah Ferrari. Ia kemudian bertanya pada orang itu, Pekerjaan apa yang ia lakoni sehingga mampu membeli mobil mewah ? Orang itupun kemudian menjelaskan bahwa ia adalah pialang saham (Orang yang melakukan transaksi di pasar saham, dan menjadi seorang agen untuk klien yang memiliki modal namun tidak ingin/tidak mau berdagang atas namanya sendiri - red). Sejak saat itu muncul keinginan dalam cita-cita Chris untuk berkarier sebagai Pialang saham.
Selang beberapa hari kemudian, Chris menerima sebuah tawaran magang tanpa dibayar dari seseorang di sebuah perusahaan pialang yang menjanjikan kesempatan kerja bagi peserta magang terbaik. Kendati saat awal pertemuannya dengan orang itu, Chris harus kehilangan satu scanner’nya lagi karena berusaha kabur dari kejaran sopir karena ia tak mampu membayar biaya taxi yang ia tumpangi (bukan karena Chris jahat lho, tapi lantaran uang di dompetnya memang ngga bakal cukup untuk membayar argo taxi tersebut walaupun tadinya seseorang yang menawarinya tersebut sudah mau bayarin… yaa namanya juga basa-basi… dan jangan lewatkan adegan di dalam Taxi, dimana ia menunjukkan kepiawaian dalam bermain Kubik yang pada masa itu adalah terobosan baru di Amrik sono, hehe – red).
Kemarahan Linda pun semakin menjadi-jadi saat Chris memberitahu bahwa ia akan memiliki dua pekerjaan sekaligus, menjadi sales dan selama beberapa bulan ia akan bekerja magang di sebuah Perusahaan Pialang Dean Witter Reynold tanpa dibayar. Karena tak tahan dengan kondisi keluarga yang makin lama makin semrawut, Linda akhirnya memutuskan pergi ke New York City untuk meninggalkan Chris dengan membawa sang anak. Namun Chris mempertahankan si anak karena dulu ia bertemu ayahnya pada saat dewasa, dan tak ingin kejadian itu terulang kembali pada anaknya.
Dalam masa magang, Cobaan hidupnya pun bertambah ketika ia diusir oleh pemilik rumah karena menunggak sewa selama 3 bulan, hingga iapun memutuskan tinggal sementara di sebuah hotel murah. Apalagi di perusahaan pialang saham itupun ia diperlakukan seperti pembantu. Namun itu tak membuatnya mengeluh, bahkan saat bosnya meminjam uang untuk membayar taxi iapun memberikan kendati saat itu ia hanya punya sedikit uang untuk dia dan anaknya.
Datang lagi cobaan berikutnya, Chris dan anaknya kembali diusir dari hotel karena tak mampu membayar. Akhirnya dia mengajak anaknya pergi ke stasiun, dimana di sana ia meluangkan waktu untuk menghibur anaknya hingga tertidur pulas di sebuah WC Umum (Best scene : dengan air mata berlinang sambil menatap anaknya, satu tangan diberikan sebagai bantal untuk anaknya agar tetap tertidur nyenyak dan satu tangan lagi dikerahkan untuk menahan pintu yang tengah ingin dibuka oleh seseorang dari luar… dia berusaha menghindari pemeriksaan petugas yang sedang berjaga malam… wajah anaknya sudah kelelahan, dan bila diusir ia tak tahu harus tidur dimana) Keesokan harinya ia pergi kerja dengan membawa baju-bajunya ke kantor, sedang sang anak ia titipkan pada seseorang di sebuah tempat penampungan. Selama berhari-hari tidur di tempat umum, iapun kemudian memutuskan untuk tinggal di sebuah tempat penampungan bagi tuna wisma walaupun harus rela mengantri lama untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, terkadang pula mereka gagal. Hal ini ia lakukan setiap hari agar dia dan anaknya bisa tidur tanpa dihantui beban tagihan. Kemiskinan dan ke’tuna-wisma’annya semakin mendorong tekad Chris untuk mengerjakan semua tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di perusahaan pialang Dean Witter Reynold.
The Pursuit of Happynes menceritakan bagaimana sebuah kerja keras dan kesetiaan seorang ayah terhadap anaknya membawa kebahagaan pada akhirnya. Ini adalah salah satu film yang layak untuk kamu tonton. Banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil di dalamnya. Kita tidak akan tahu betapa mewahnya sebuah pertolongan bila kita tidak pernah merasakan kesulitan dan kita tidak akan pernah tahu betapa indahnya kebahagiaan bila kita tidak pernah merasakan penderitaan.
Sumber : Kumpulan artkel & Blog
Ditulis Kembali Oleh : Uyie Achmad

Film Drama besutan sutradara Gabriel Muccino ini merupakan visualisasi dari kisah nyata seorang Chris Gardner (diperankan oleh Will Smith) dalam mengarungi pahit getir kehidupan bersama anaknya Christhopher (diperankan oleh Jaden Smith) yang berusia 5 tahun.
Cerita dimulai dengan setting tahun 1981 di sebuah apartemen kecil kawasan San Fransisco-California, saat ia masih menjadi seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga membeli franchise untuk menjual Bone Density Scanner Portable /Scanner Tulang Portable (scanner ini mampu menghasilkan gambar lebih baik dibanding X-ray) Namun sayangnya setiap dokter yang pernah ditemui Chris beranggapan bahwa barang yang ditawarkannya terlalu mahal. Sedangkan Istrinya, Linda (diperankan oleh Thandie Newton) bekerja sebagai buruh di sebuah Laundry yang kerap kali menanyakan hasil dari penjualan scanner. Lambat laun keharmonisan keluarga kecil ini mulai goyah ketika menyadari bahwa mereka tak mampu membayar tunggakan sewa rumah dan tagihan-tagihan lain yang semakin menumpuk. Kekacauan bertambah mulai dengan disitanya mobil Chris karena tak mampu membayar surat tilang akibat kelalaiannya parkir sembarangan dan Salah satu scannernya dibawa kabur pengamen.
Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja bertemu dengan seseorang yang membawa mobil mewah Ferrari. Ia kemudian bertanya pada orang itu, Pekerjaan apa yang ia lakoni sehingga mampu membeli mobil mewah ? Orang itupun kemudian menjelaskan bahwa ia adalah pialang saham (Orang yang melakukan transaksi di pasar saham, dan menjadi seorang agen untuk klien yang memiliki modal namun tidak ingin/tidak mau berdagang atas namanya sendiri - red). Sejak saat itu muncul keinginan dalam cita-cita Chris untuk berkarier sebagai Pialang saham.
Selang beberapa hari kemudian, Chris menerima sebuah tawaran magang tanpa dibayar dari seseorang di sebuah perusahaan pialang yang menjanjikan kesempatan kerja bagi peserta magang terbaik. Kendati saat awal pertemuannya dengan orang itu, Chris harus kehilangan satu scanner’nya lagi karena berusaha kabur dari kejaran sopir karena ia tak mampu membayar biaya taxi yang ia tumpangi (bukan karena Chris jahat lho, tapi lantaran uang di dompetnya memang ngga bakal cukup untuk membayar argo taxi tersebut walaupun tadinya seseorang yang menawarinya tersebut sudah mau bayarin… yaa namanya juga basa-basi… dan jangan lewatkan adegan di dalam Taxi, dimana ia menunjukkan kepiawaian dalam bermain Kubik yang pada masa itu adalah terobosan baru di Amrik sono, hehe – red).
Kemarahan Linda pun semakin menjadi-jadi saat Chris memberitahu bahwa ia akan memiliki dua pekerjaan sekaligus, menjadi sales dan selama beberapa bulan ia akan bekerja magang di sebuah Perusahaan Pialang Dean Witter Reynold tanpa dibayar. Karena tak tahan dengan kondisi keluarga yang makin lama makin semrawut, Linda akhirnya memutuskan pergi ke New York City untuk meninggalkan Chris dengan membawa sang anak. Namun Chris mempertahankan si anak karena dulu ia bertemu ayahnya pada saat dewasa, dan tak ingin kejadian itu terulang kembali pada anaknya.
Dalam masa magang, Cobaan hidupnya pun bertambah ketika ia diusir oleh pemilik rumah karena menunggak sewa selama 3 bulan, hingga iapun memutuskan tinggal sementara di sebuah hotel murah. Apalagi di perusahaan pialang saham itupun ia diperlakukan seperti pembantu. Namun itu tak membuatnya mengeluh, bahkan saat bosnya meminjam uang untuk membayar taxi iapun memberikan kendati saat itu ia hanya punya sedikit uang untuk dia dan anaknya.
Datang lagi cobaan berikutnya, Chris dan anaknya kembali diusir dari hotel karena tak mampu membayar. Akhirnya dia mengajak anaknya pergi ke stasiun, dimana di sana ia meluangkan waktu untuk menghibur anaknya hingga tertidur pulas di sebuah WC Umum (Best scene : dengan air mata berlinang sambil menatap anaknya, satu tangan diberikan sebagai bantal untuk anaknya agar tetap tertidur nyenyak dan satu tangan lagi dikerahkan untuk menahan pintu yang tengah ingin dibuka oleh seseorang dari luar… dia berusaha menghindari pemeriksaan petugas yang sedang berjaga malam… wajah anaknya sudah kelelahan, dan bila diusir ia tak tahu harus tidur dimana) Keesokan harinya ia pergi kerja dengan membawa baju-bajunya ke kantor, sedang sang anak ia titipkan pada seseorang di sebuah tempat penampungan. Selama berhari-hari tidur di tempat umum, iapun kemudian memutuskan untuk tinggal di sebuah tempat penampungan bagi tuna wisma walaupun harus rela mengantri lama untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, terkadang pula mereka gagal. Hal ini ia lakukan setiap hari agar dia dan anaknya bisa tidur tanpa dihantui beban tagihan. Kemiskinan dan ke’tuna-wisma’annya semakin mendorong tekad Chris untuk mengerjakan semua tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di perusahaan pialang Dean Witter Reynold.
The Pursuit of Happynes menceritakan bagaimana sebuah kerja keras dan kesetiaan seorang ayah terhadap anaknya membawa kebahagaan pada akhirnya. Ini adalah salah satu film yang layak untuk kamu tonton. Banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil di dalamnya. Kita tidak akan tahu betapa mewahnya sebuah pertolongan bila kita tidak pernah merasakan kesulitan dan kita tidak akan pernah tahu betapa indahnya kebahagiaan bila kita tidak pernah merasakan penderitaan.
Sumber : Kumpulan artkel & Blog
Ditulis Kembali Oleh : Uyie Achmad
Lintas Story Saur On The Road : Komunitas Restoe Boemi Indonesia 2011

Sore itu waktu telah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Suasana di basecamp Teras (sebutan untuk sekretariat KRB di Jakarta) mulai memperlihatkan rutunitasnya, ditandai dengan beberapa rekan anggota yang mempersiapkan keperluan untuk acara Saur On The Road : Komunitas Restoe Boemi 2011 (SOTR : KRB 2011-red) yang akan diadakan malam harinya (minggu, 27 Agustus 2011). Tampak Bang Kiki (Ketum) sedang membongkar etalase berharap menemukan sesuatu untuk keperluan SOTR seperti bendera dan lain sebagainya (sambil berharap dia bakal menemukan kaset-kaset koleksi lama di dalamnya…hehe), sedang di dalam rumah tampak Tante Aie yang sibuk mempersiapkan hidangan berbuka puasa sambil sesekali menghubungi katering yang menyediakan nasi bungkus untuk dibagikan kepada kaum dhuafa, Irma pun unjuk kebolehan dengan membersihkan Toa, Saya dan Adhit dengan tompel khasnya tampak sedang merapikan Banner.
Tak lama kemudian Angga Boncel selaku penanggung jawab acara hadir dengan kostum rapi jali ciri khasnya yang tak kalah keren dibanding sopir Busway, Mengingatkan beberapa perihal yang harus dipersiapkan oleh panitia.
“ Panitia datang semua kan ? “ Tanya Angga kepada Adhit
“ Datang semua kecuali Ketua SOTR, Icha… Soalnya dia udah mudik ke Jogja “ jawab Adhit dengan sedikit senyuman yang sama sekali tak mengesankan bagi pria yang menatapnya… yaiyalah, doi kan cowok.
“ Dia udah ijin kok bang sama ketum dan rekan-rekan, dan dia juga nitip sumbangan sama kak Arin “ timpal Irma
“ Oo..yaudah, semoga nanti malam acara berjalan lancar “ Tukas Angga Kusuma yang kemudian menanyakan keberadaan panitia lainnya. “ trus, Ican sama panitia yang lain kemana ? udah beres belum rutenya ? “
Baru saja ditanyakan, datanglah sesosok Ican dari depan pagar diiringi sambutan serempak dari teman-temannya “ Panjang Umur Serta Mulia…Baru aja dikata-katain “ kontan aja si Ican langsung bengong.
“ Oia, sory kemaren gue ngga bisa bro…jadi ngga sempet survey rute, lagipula kan gue ngga ada kendaraan “ ujar Ican memecah keheningan rasa sungkannya.
“ lha kan ada Adhit ? kenapa ngga bareng aja ? “ Tanya saya yang sedari tadi menyimak mereka
“ Gue sakit bang, jadi ngga bisa juga…” jawab Adhit tanpa diminta
“ Dasar, sakit dibangga-banggain…kalo bangga disakitin, baru keren “ Sanggah saya dengan jawaban sekenanya yang justru tambah membuat bingung Adhit dan Ican yang tidak tahu bahwa sehari sebelum mereka diberi titah, survey rute sebenarnya sudah dilakukan Angga dan saya semalam sebelum jatuh tempo acara.
“ Oke, sini ane tunjukan mana jalan yang benar “ Ajak saya menuju ruangan serba guna di Teras 19 yang luasnya berukuran hanya 1x2 m². kamipun browsing lokasi yang sudah dilewati semalam sebelum acara melalui google map. Tapi dasarnya Adhit dan Ican emang cupu atau emang karena baru kali pertama liat google map, selalu saja keluar komentar dari bibir monyong duo sarap adhit & ican yang tak ada kaitannya dengan acara SOTR seperti “ Ih, rumah Angga keliatan tuh…”, “ Apaan, masa gentengnya begitu “ dsb. Setelah saya ajak berkeliling Jakarta secara visual, Adhit dan Ican bernafas lega. Namun ketika sedang enak-enaknya menikmati rasa lega mereka, merekapun mendapatkan tugas sebagai Penunjuk Arah yang berimbas pada perubahan raut wajah. Dengan semangat 45 merekapun kembali mencoba membuka google maps. Selang beberapa menit kemudian datang perwakilan dari KRB Banten (yang juga bernama Angga..haha) mengabarkan bahwa Rezki berhalangan hadir karena mudik ke luar kota bersama keluarganya.
“ Iya, tadi siang dia udah Broadcast ke anak-anak “ tukas Irma.
Setelah beberapa saat larut dalam kegiatan yang sengaja disibuk-sibukin, berkumandanglah suara Adzan Maghrib dari salah satu handphone. Saya yang sedari pagi memang sangat dehidrasi sekali langsung saja menenggak habis aqua gelasnya, sambil menegur Angga
“ Woyy, buruan batalin…dah buka nih, nggak denger tadi udah adzan ? ”
Bukannya bergegas mengambil minum, Angga malah balik bertanya
“ Adzan yang mana, tadi ringtone hp angga bang… Mama nelpon barusan, Buka puasa masih sepuluh menit lagi“ kontan aja saya kaget “ Ah, yang bener lu ? “ Sambil cengar-cengir, Angga meralat “ hehe…Boong kok bang “. Anak-anak yang sedari tadi bingung pun kemudian menyalakan Televisi untuk meyakinkan apakah sudah Buka Puasa atau belum dengan gorengan yang sudah terlanjur mereka kunyah. Ah, untung sudah…merekapun menelan dengan bangga hasil kuyahannya.
Hadirlah beberapa partisipan disela-sela berlangsungnya ritual buka puasa seperti Ibudh (dia adalah Ketua KRB:SOTR sebelumnya, Tahun 2010), Arin, Mahmud, Bana dan Deni yang datang dengan kendaraan roda dua mereka masing-masing. Sambil menanti kehadiran partisipan yang belum muncul, Tante Aie dan Angga pun segera mengambil pesanan 150 nasi bungkus di cathering yang telah dipesan beberapa hari sebelum puncak acara. Beberapa teman kita pun tampak memeriksa kondisi kendaraan sambil menyiapkan berbagai keperluan untuk SOTR seperti menyiapkan Banner, Bendera, Lampu Rambu dan Toa. Sekembalinya Tante Aie, barulah tahap kami mengemas paket nasi bungkus dan air mineral yang akan dibagikan kepada para dhuafa di nanti malam.
Setelah semuanya siap, kamipun beristirahat sejenak. Ada yang bercanda sampai kejar-kejaran dan ada pula yang ngobrol ngalor ngidul dari ngebahas mudik sampai balik mudik lagi. Pokoknya Susana malam itu sangat bising, saya malah berpendapat suasana seperti ini lebih mirip Taman Kanak-Kanak kelas Malam karena ada saja ulah mereka yang kadang bikin tertawa dan terkadang juga bikin merinding seperti Ican yang jadi bulan-bulanan karena ketahuan ngibul, Mahmud yang berusaha merayu Arin lewat teknik mengendarai vespanya, Ibudh yang curhat tentang kekasihnya yang tertinggal di Malaysia, serta tak kalah mencengangkannya adalah cerita horror Adhit tentang Tompel Berdarah. Saya pun segera bergegas berbenah diri menuju ke belakang untuk mandi dengan sabun Lifebuoy karena mengandung TCC dan Irigasan, tak lupa pula gosok gigi dengan pepsodent karena dianjurkan oleh Ikatan Dokter Gigi Indonesia (ngga penting banget ya intonasinya) karena mulai tercium bau yang tidak kalah sedap dari sela-sela ketiak saya (Warning : jangan membandingkan mandi saya dengan kucing, karena saya beberapa detik lebih lama).
Waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB, itu berarti satu setengah jam lagi pasukan KRB:SOTR 2011 akan segera diberangkatkan. Dari luar terdengar suara klakson mobil Avanza, oh ternyata Dewa Elrumi sang Paparazzi meminta saya untuk mengantarnya menjemput anak angkatnya, Intan Cumi Asin yang sebelumnya diminta hadir oleh Dheand anak pertama Ketum. Kamipun melaju menuju Tangerang yang memang agak jauh dari basecamp Teras. Yeah, Jalanan di Jakarta memang mulai lengang dibanding hari-hari biasa seiring penduduknya yang kebanyakan kaum pendatang memilih mudik beberapa hari menjelang Lebaran. Tak berapa lama kemudian kami sudah sampai tujuan untuk menjemput tersangka tepat sesaat handphone milik saya berbunyi tit did did did, begitu bunyinya.
“ Lagi dimana yie ? “ Tanya Ketum dari basecamp
“ Di Tangerang jemput anaknya Rumi tum, bentar lagi juga balik “ Jawab saya
“ Oke kalo gitu, ditunggu… bentar lagi mau jalan, anak-anak udah pada ngumpul nih “
kata Ketum sambil menutup teleponnya.
Sambil menuju arah balik saya menerima beberapa sms, diantaranya ada sms dari ketua KRB wilayah Bekasi, bang Warsan yang ternyata baru berangkat dari rumahnya di Bekasi untuk langsung menuju lokasi akhir SOTR di Monas dan menunggu rombongan kami di sana. Tanpa terasa, mobil Bang Rumi sudah kembali ke basecamp yang sudah mulai ramai oleh rombongan KRB:SOTR 2011. Jumlah peserta kali ini ada 30 orang dari berbagai asalnya.
Arah jarum jam pun sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Sebelum memulai perjalanan, kami pun mengangkut semua paket nasi dan beberapa pakaian bekas layak pakai menuju mobil Angga dan Bang Rumi, Kemudian dilanjutkan dengan ritual Do’a bersama yang dipimpin oleh Angga selaku Penanggung Jawab Acara KRB:SOTR 2011. Kelar berdoa semua rombonganpun berfoto bersama di depan basecamp lalu menyiapkan posisi dan Atribut RCM pada kendaraannya masing-masing. Sedang saya didapuk menjadi Jurnalis untuk mengambil gambar saat berlangsungnya acara dengan membonceng motor sambil menghadap ke belakang bersama Ketum (Warning : Don’t Try This at Home !!! berkali-kali saya mual dibuatnya)
Malam itu, rombongan kami pun sudah beraksi membagikan nasi bungkus dan pakaian layak pakai kepada kaum dhuafa dan para tukang sapu jalanan. Walaupun mungkin pemberian tak sebanyak tahun sebelumnya, namun yang utama bagi kami adalah nikmatnya berbagi dengan orang-orang yang nasibnya jauh lebih membutuhkan. Jalan demi jalan kami lalui, tanpa terasa persediaan telah terbagi. Wajah-wajah ceria mewarnai partisipan SOTR yang sadar kamera di atas motornya sembari mengibarkan bendera Laskar Cinta. Adapun rute pembagian pada kaum dhuafa yang dilalui KRB:SOTR 2011 kali ini adalah kawasan sekitar Pondok Indah - Fatmawati - BlokM - Bendungan Hilir – Senayan - Bundaran HI - Monas sebagai tujuan akhirnya. Namun karena Monas ramai dipadati oleh ribuan orang dari berbagai Ormas Islam maka kami rehat sebentar di depan Istana Merdeka dan bertemu dengan teman-teman KRB Bekasi yang telah menanti di sana. Setelah itu kami menuju kawasan Cideng untuk sahur bersama di KFC setempat sambil menyaksikan tayangan sepakbola Timnas Indonesia. Kamera di genggaman saya tak lepas dari pandangan untuk mengabadikan momen demi momen yang diadakan setahun sekali ini.
Hidup yang singkat ini terlalu indah bila kita lewatkan tanpa berbagi dengan sesama. Kita sebagai manusia pasti membutuhkan pertolongan, memerlukan bantuan dan dukungan moral dari sesama untuk meraih apa yang kita cita-citakan, bukankah tak jauh berbeda dengan mereka yang membutuhkan uluran tangan kita. Bila kita masih mampu berbagi fitrah, Untuk apa menghitung laba bila dalam kurun waktu setahun sekali saja terkadang masih enggan member fitrah. Jangan urungkan niat untuk berbagi karena bila kita menundanya maka rejeki kita pun bisa tertunda karenanya. Mari telaah sejenak kutipan sebait syair ‘Lagu Cinta’ dari DeWA 19 “ Cinta bukan sekedar kata-kata indah…” (Uyie)
Penggalan Mukadimah RBmagz™ Yang Kembali Tertunda

Hei rekan-rekan Komunitas Restoe Boemi,
Baladewa dan pengagum karya-karya RCM
dari Balaidesa sampai Balaikota…
Serta seluruh pembaca dimanapun kalian berada
Akhirnya RBmagz™ hadir di antara kita…
(garing banget ngga sih ? hahaha)
Pasti di antara kalian ada yang sedikit bertanya-tanya“ kenapa sih wujud RBmagz™ kok berbeda dengan majalah seperti pada umumnya ? “
Oke, jadi begini… (sambil menggaruk-garuk kepala) dengan senang hati saya akan menerapkan system menjawab “ satu kecap dibalas seribu kecap “
Awal lahirnya RBmagz™ dicetuskan secara ketus oleh makhluk manis binaan KRB seperti Bimo, Uyie dan Didin yang pada akhir tahun 2009 projek ini berjudul RB Magazine, selanjutnya ide tersebut diajukan kepada Ketum KRB Indonesia (Bang Kiki).
Seiring pengajuan ide, beberapa masukan sekaligus saran bertaburan layaknya bunga yang merekah di padang tandus. salah satu rekan kami Sulung Alfianto Ludwig yang pada saat itu menjabat admin di forum xxx (sebenarnya saya ingin membongkar rahasia, tapi biarlah ini akan menjadi rahasia besar dalam hidup beliau yang juga berbadan besar…:D) pun memberikan beberapa referensi booklet dan dummy majalah kepada saya. Dari hasil dummy tersebut kamipun berpikir untuk memaksimalisasi beberapa Photo hasil jepretan Paparazzi KRB seperti Dewa Elrumi, Didiet Bldw & Didien Aja Ah (semuanya Nama akun FB, Nama asli tanyakan kepada yg bersangkutan–red) untuk menghidupkan sebuah momen dibalik sebuah gambar dan menampung kreatifitas dari rekan-rekan di komunitas. Selanjutnya projek inipun diangkat dalam sebuah rapat rutin yang dihadiri oleh rekan-rekan KRB.
Bagai gayung bersambut karena disambit payung, ide RB Magazine pun disambut meriah oleh rekan-rekan yang menghadiri rapat di basecamp KRBI. Pada waktu yang bersamaan dengan dukungan rekan-rekan baik yang tua maupun muda, terbentuklah tim majalah dengan mas Lukman Hakim sebagai Ketua Redaksi RB Magazine 2009 dan target perilisan telah direncanakan bertepatan dengan acara Milad 1st Anniversary Komunitas Restoe Boemi yang diselenggarakan di the Rock Café Kemang tahun 2010.
Setelah terbentuk tim, kami mendapat amanat deadline dari ketua redaksi selama seminggu untuk membuat sebuah dummy RB Magazine (sample majalah-red) karena keberatan salah satu tim kami, Bimo Aryo Tejo mengajukan banding untuk minta deadline sampai akhir bulan (ini redaksi majalah apa pengadilan ya :D) yang walhasil disetujui langsung oleh mas Lukman selaku Ketua Redaksi. Tapi setelah kami menimbang kembali, ternyata akhir bulan justru tinggal seminggu lagi… (hahaha, ya sudahlah… bubur kan udah ngga bisa jadi nasi :P)
Proses penggarapan pun dimulai tim kami dari pagi, siang, malam secara estafet di teras Basecamp KRBI. Sesekali tampak beberapa rekan anggota yang menyumbang ide dan liputannya untuk kami muat di salah satu kolom majalah. Saat itu tim merasakan nikmatnya bekerja keras “ walau kantong tipis, yang penting semangat berkreasi kami jauh lebih tebal “ (makasih bang Kiki, Tante Aie, Didin, Sulung, mas Ari Suhendro dan semua dermawan yang di masa itu telah sudi menyuntikkan sarana prasarana kopi dan rokok selama kami menjalankan projek ini… hehe, jane ngebahas opo to iki ?) saking semangatnya, sampai-sampai Bimo rela kredit laptop kendati kelak bakal berujung jatuh ke tangan Hendra Samudra (Ketua KRB Jateng) akibat tersendatnya Projek RB Magazine.
Format awal RB Magazine sebenarnya dibuat seperti majalah pada umumnya, walaupun mungkin dikonsumsi untuk komunitas namun tetap hasilnya nanti akan dikomersilkan. Yeah, lagi-lagi kami dihadapkan pertanyaan " bagaimana cara pemasarannya ? berapa jumlah target yang akan dirilis ? Berapa harga yang akan ditentukan mengingat dana cetaknya sendiri sangat tinggi ? “ Keadaan seperti ini kerap kali dialami oleh pemula pelaku usaha, apalagi kami yang notabene masih dalam tahap ‘sama-sama belajar’. Hal ini kami bahas disela-sela revisi penggarapan majalah guna bernegosiasi dengan beberapa pihak percetakan.
Seusai penggarapan RB magazine , Ketua Redaksi meminta file yang masih berupa dummy untuk kemudian dicetak. Sementara memang hanya tercetak dua buah majalah untuk sample, satu untuk dokumentasi KRBI dan satunya lagi untuk diserahkan ke Presiden Republik Cinta Management Ahmad Dhani untuk mendapatkan ijin dan support karena bagaimanapun bentuk kreasi ini, kami ingin RB Magazine tetap berada dalam pemantauan beliau selaku Presiden dari seluruh rekan fans RCM yang bernaung di dalam wadah Komunitas Restoe Boemi.
Sebuah bangunan yang kita rancang sedemikian rupapun, bisa terbengkalai karena tak berpenghuni. Begitupula sebuah rencana sekreatif RB Magazine pun, bisa saja tersendat atau bahkan terlupakan seiring berlalunya sang penggerak. Pasca milad pertama KRBI 2010, RB Magazine terhenti hingga memasuki tahun 2011.
Memang tak ada yang bisa dipersalahkan, dalam semangat pasti ada kejenuhan… bermacam problema pun timbul silih berganti tanpa penyelesaian yang berarti, satu persatu menghilang hingga tak satupun yang sempat memikirkan untuk melanjutkan Projek kreatif ini (miris rasanya) bahkan lebih miris lagi adalah ketika mendengar adanya pernyataan keluar dari beberapa rekan KRB dari beberapa sumber dan muncul lagi dengan Komunitas barunya. Ibaratnya begini, apa bedanya dengan masuk ke sekolahan yang baru di kelas yang sama, sedang di sekolahan yang lama kita sedang menjalani masa ujian… (mm, itu hak sih... terserah kalau mau bilang Komunitas itu ngga bisa disamakan dengan Sekolah, kenyataannya kita sama-sama bisa belajar dan bisa dapat ilmu dari keduanya… itupun tergantung niat & tujuan dari diri pribadi masing-masing) Ok, kembali ke bahasan pokok… RBmagz™ Story.
Hari berganti hari, musim terus berganti walaupun berita cuaca jarang update di televisi. Semua berjalan seperti biasa, bagi rekan-rekan di Jakarta mungkin tak berpengaruh banyak karena seringnya hadir dalam tiap-tiap event yang menghadirkan performance idolanya. Hanya saja jumlahnya mulai menurun, tak seperti tahun yang sudah-sudah (tak sedikit yang beralasan kurang updatenya info, hahaha… bagi saya itu bukan alasan utama, karena di forum FB dan Twitter sendiri mereka malah lebih banyak tau daripada saya) mereka masih bersyukur, dalam sebulan minimal masih bisa berjumpa idolanya sekali atau dua kali. Bayangkan yang berada di luar Jabodetabek, yang belum tentu bisa bertemu idolanya dalam jangka waktu berbulan-bulan atau bahkan dalam hitungan tahun. Kalau ada dana transport lebih mereka bisa saja datang ke Jakarta, kalau yang tidak mau ngga mau harus puas mengagumi idolanya dari balik layar kaca kesayangannya.
Saya paham apa yang dirasakan Bang Kiki selaku Ketua Umum KRBI yang selalu melempar pertanyaan saban saya nangkring di depan PC bahkan ketika ngelilir* tengah malem buta (ngelilir : terbangun dari tidur dalam keadaan masih mengantuk-red) “Uyay, Ada kabar apa dari KRB daerah ? kalo ada apa-apa, coba clear’in bareng mereka dulu ya“ memang tak ada banyak hal yang bisa dilakukan apalagi ketika mendengar adanya konflik di Komunitas baik dari dalam maupun luar daerah, saya hanya bisa menangkap ekspresi muram di matanya yang mencoba berpikir di luar batas kuasanya sebagai manusia biasa. Walaupun di mata banyak orang dia adalah ketua umum sebuah Komunitas yang tersebar dimana-mana, sebenarnya dia tak lebih dari seorang pria yang menyandang status ayah beranak tiga… hanya saja yang membuatnya beda di mata saya adalah di saat ayah yang lain fokus dengan keluarga dan anak-anaknya, namun dia masih menyempatkan waktu memikirkan hal-hal lain di luar kehidupan pribadinya (sudah konsekuensi Ketua Umum mungkin, itu salah satu alasan kenapa dari dulu saya malas jadi ketua kelas atau ketua apapun… beratlah pokoknya, hahaha…sory tum :P) disela-sela waktunya, dia juga sering mem’print-screen’ kegiatan bakti social yang diadakan di beberapa KRB daerah sambil bergumam “Inisiatif mereka adalah inspirasi buat kita… Seandainya jarak rumah mereka dekat” sambil mengerutkan dahi saya pun ikut bergumam “sayangnya, kenapa harga tiket mahal ya tum…” sambitan kertas pun mendarat sukses di jidat saya, hahaha… :D
Hampir tak ada rutinitas yang berarti. Kerap kali pernyataan seperti pengen main doang, suntuk di rumah, nanya info, barteran lagu dan pertanyaan seputar kapan ngadain jalan-jalan, mewarnai otak para rekan-rekan tiap kali nongol ke basecamp yang hanya berupa teras berhiaskan sofa butut, meja tua, banner, photo artis RCM dan ratusan koleksi photo-photo kegiatan acara nonton bareng di berbagai event yang tertempel tak beraturan di ujung dinding teras. Ini memaksa saya berpikir “Cuma inikah yang bisa dihasilkan dari kami dalam sebuah Komunitas ? ” tatkala kejenuhan mulai menghampiri diri saya, dari situlah ide untuk membuat suatu kegiatan dan mengabadikannya dalam suatu media kembali melintas di benak, bagaimana cara mengisi kekosongan aspirasi yang mulai padam di komunitas ? Terpikirlah untuk merilis ulang RB Magazine dengan format yang lebih berbeda dan lebih matang hingga perubahan pun dimulai dari mengubah nama RB Magazine menjadi RBmagz™ (lebih singkat agar mudah diingat)
Yup, RBmagz™ pun terbit dengan format yang jauh lebih asyik dan bisa dinikmati semua kalangan baik anggota ataupun bukan, mengingat budaya visual sedang in di masa sekarang. Dengan demikian majalah ini kami buat lebih simple namun berisi lewat liputan, tulisan, desain dan kreasi dimana sumbernya langsung dari penulis itu sendiri. Walaupun beberapa pihak sempat pesimis dengan apa yang kami lakukan, kenapa majalah seperti ini malah ngga dikomersilkan ? sayang banget ide dan waktu digratisin begitu aja, secara jaman sekarang kan ngga ada yang gratis !!! sayup-sayup terdengar salah satu lagu Mahadewa – Cinta Itu Buta yang mengalun dari layar kaca… “Cinta itu adalah pengorbanan, pengorbanan adalah Cinta” (oleh : Uyie Achmad)
Namun belum sempat rilis… Rbmags Pun Kembali Tersendat Karena Kurang Pekanya Simpati Dari Teman-teman Baladewa…
Senin, 09 Mei 2011
Cermin Di Lantai
Oleh: Uyie achmad © 2009
Kau lihat itu...tikus sekarang seperti tak kenal takut
Kita lewat saja nyalinya tak menyurut...
Malah pamer moncong dan menatap tajam menantang matamu
hahaha...Kucing...kau juga lihat kucing itu kan...
Enggan berpapasan dengan sang tikus...apalagi melahapnya
Dasar pengerat...!!!
Hmmph... sebaiknya kita bahas manusianya saja...
Apa jadinya bila si tua bertingkah layaknya bocah
Ketika harapan dinomor duakan demi sebuah perhatian
Biar dipandang...?
Biar dikenal...?
biar ada alasan untuk busungkan dada serta ucapkan kata...
PERKENALKAN SIAPA AKU...!!!
SAPA DIRIKU TERLEBIH DAHULU...!!!
KAU MASIH BARU...BELAJARLAH PADAKU...!!!
Argghhh...ini adalagi...sempat-sempatnya cari muka
Ke sana-kemari cuma cari peluang...
Pendekatan massa bertujuan pribadi...
Minat seseorang dijadikan umpan
Mutualisme dikedepankan...kebersamaan jadi alasan
Bedebah...Tampang lugu berhati batu...
Mana...mana hasil dari semua yang kau perbuat...MANA ???!!!
Dikala perut sedang kenyang...teriak, protes dan saran datang bertubi-tubi
Tapi...hufff...kenapa badanmu tak bergerak ?
Mudah-mudahan itu bukan lumpuh...
Sesosok pria merebahkan tubuhnya di atas bangku rotan...
Menghisap sebatang rokok dan menatap tajam ke depan jalan...
Rupanya di sana ada anaknya bermain yang sesekali memanggil ayahnya sambil tertawa
Dia tersenyum...kau lihat kan, dia benar-benar tersenyum...
Tapi hambar...hambar karena terlalu banyak yang tak tertampung dalam pikirannya
Siapa yang pedulikan dia...?
Yang bisa kau lakukan adalah...menunggunya memohon...
mengerjakan apa yang kau inginkan...
Menantinya mengusir siapa yang tidak kau sukai...
Itukah yang benar-benar ada di benakmu...???
Itukah yang kau inginkan...???
Bercerminlah...

Dedikasikan untuk : para pembenci RIFKI RAHMAN (Right Or Wrong, He Is My Inspired)
Kau lihat itu...tikus sekarang seperti tak kenal takut
Kita lewat saja nyalinya tak menyurut...
Malah pamer moncong dan menatap tajam menantang matamu
hahaha...Kucing...kau juga lihat kucing itu kan...
Enggan berpapasan dengan sang tikus...apalagi melahapnya
Dasar pengerat...!!!
Hmmph... sebaiknya kita bahas manusianya saja...
Apa jadinya bila si tua bertingkah layaknya bocah
Ketika harapan dinomor duakan demi sebuah perhatian
Biar dipandang...?
Biar dikenal...?
biar ada alasan untuk busungkan dada serta ucapkan kata...
PERKENALKAN SIAPA AKU...!!!
SAPA DIRIKU TERLEBIH DAHULU...!!!
KAU MASIH BARU...BELAJARLAH PADAKU...!!!
Argghhh...ini adalagi...sempat-sempatnya cari muka
Ke sana-kemari cuma cari peluang...
Pendekatan massa bertujuan pribadi...
Minat seseorang dijadikan umpan
Mutualisme dikedepankan...kebersamaan jadi alasan
Bedebah...Tampang lugu berhati batu...
Mana...mana hasil dari semua yang kau perbuat...MANA ???!!!
Dikala perut sedang kenyang...teriak, protes dan saran datang bertubi-tubi
Tapi...hufff...kenapa badanmu tak bergerak ?
Mudah-mudahan itu bukan lumpuh...
Sesosok pria merebahkan tubuhnya di atas bangku rotan...
Menghisap sebatang rokok dan menatap tajam ke depan jalan...
Rupanya di sana ada anaknya bermain yang sesekali memanggil ayahnya sambil tertawa
Dia tersenyum...kau lihat kan, dia benar-benar tersenyum...
Tapi hambar...hambar karena terlalu banyak yang tak tertampung dalam pikirannya
Siapa yang pedulikan dia...?
Yang bisa kau lakukan adalah...menunggunya memohon...
mengerjakan apa yang kau inginkan...
Menantinya mengusir siapa yang tidak kau sukai...
Itukah yang benar-benar ada di benakmu...???
Itukah yang kau inginkan...???
Bercerminlah...

Dedikasikan untuk : para pembenci RIFKI RAHMAN (Right Or Wrong, He Is My Inspired)
Beragam Statusku di Facebook

" Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya... dan perubahan mempunyai banyak musuh..." (jangan heran kalo Kotaro Minami dah berubah jadi Ksatria Baja hitam, Monsternya pasti malah nambah...hhee) BERBUAH...eh, BERUBAH !!! (^^)/
"Syukur memang perlu dipanjatkan, karena syukur memang tak bisa memanjat..."
"Stress Fighter..."
" Ada sedikit trouble pada mesin pencetak Kaos "TRUE ROCKSTAR AHMAD DHANI" yang sedikit menghambat Pemesanan kiriman, tiap hari saya melihat bagaimana seorang @[100000439928311:2048:Bimo Aryo Tejo] berusaha agar pesanan bisa sampai ke tangan pemesan... saya harap kalian bisa memaklumi & selalu berupaya Positif Thinking terhadap Bimo. Status ini saya buat atas inisiatif saya & bukan atas instruksi siapapun, Thx."
"Setahun Kemarin aku masih Baladewa independent belum jadi anggota KRB, baru invite di grup fb KRB & suka liat-liat foto² di gallerynya sampe pengen punya kaos seperti mereka...waktu itu anggota masih 20 orang". Sebuah fenomena, KRB sekarang besar & dikenal di mana-mana dalam kurun waktu sesingkat ini."
@nikahan sepupu...rame bener serasa pulkamp. Temen2 dah pada nikah, dah pada punya anak yg seliweran sana-sini...ada yg ketawa, ada yg nangis & ga ketinggalan ada yg mecahin piring juga (walah)
"...Wahai mimpi, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi... bantu aku meraihnya..."
waw...mulai banyak pengaduan, kritik, protes atau mungkin semacam ancaman pake fesbuk palsu...(hahaha) ternyata masih ada yg " lebih Bego " daripada gw, dikasih tau yg baik kok malah ngga' terima...(halah) " i'm still i am...Ngga ngaruh ya gan. gw udah ngaca kok (Tuhan benar² sempurna menciptakan gw ) & gw akan tetap negur orang untuk sesuatu yg BAIK (^^)\m/
"...Rela ku mengejarmu seribu batu jauh lagi...tapi benarkah kakiku kan tahan sepanjang jalan... "
mrono-mrene ra jelas...now @ stasiun tebet arah kota with my friend...(don't negative feel dulu beibeh, i'm not copet yaaa...swear!...wkkk:D) brhnti di mangga besar...
My life is... Simple
Apa yg bisa dipertaruhkan...? (now, silent is'nt gold)
Mohon maaf kalo aq belum minta maaf & belum sempat bales sms yg masuk (karena sms kalian bagus semua)... Selamat menunaikan ibadah sahur perdana yang akan diselenggarakan pkl.03.00am s/d imsak, yg seharusnya dapet Guines book of record atawa minimal rekor muri karena diikuti hampir seluruh umat muslim sedunia... Selamat menunaikan ibadah puasa...Marhaban ya Ramadhan
maaf, ne' skrg aq blm bsa lunasin utang2ku baik itu jasa ataupun materi dan aq lum berani janjiin apa2... (tenang ae, aq bukan pelupa...tapi cuma ga rajin bayar aja) kalau ada yg bilang " bayarlah utang sblum dibayarkan " dgn mantap aku pasti jawab: "salah, itu benar !!! "
...hatiku tersudut, sesaat setelah kau tersenyum padanya yang merayu kepadamu...ah, ternyata cemburu datang lebih cepat dari kesabaranku...hai waktu...sudikah kau memadamkannya...???
...ini adalah hari terakhirku bekerja, tapi ini adalah awal untukku berjuang lagi... (untuk anak & istriku kelak...doakan papa ya) --> keterangan: jika ada umur, jika ada kesempatan, jika laku nanti...:P
" keharmonisan kalian adalah semangat & inspirasiku..." pertahankan !!! :,) (dedicated to: k&t @Keluarga Cemara)
Duduk diam uang datang, akankah aku bisa merasakan hal itu? Sepertinya, itulah hal yang paling indah di dunia walaupun tetap saja itu adalah suatu hal yang tidak semua orang bisa merasakan. Namun bila duduk diam ditagih utang, aku beberapa kali pernah mengalaminya.
> aku berpikir, sebenarnya kita bisa menjadi apa yang kita inginkan (bila kitapun bisa menyadari, bahwa impian sendiri adalah cita² yang telah terpatri dari dalam diri) jangan pernah membungkam mulut bila ada sesuatu yang harus dikatakan, jangan memasung diri bila ada yang harus dilakukan...buka hati, biarkan ia menjadi petunjuk arah...
" keluhan tak jelas , hanya akan meramu sebuah racun yg tak punya penawar dan turun temurun menyebar kemana-mana...besar, beSAR & BESAR " ayo ngomong santai sambil ngupi, drpd lempar batu sembunyi tangan trus pas diliat ternyata bukan batu tapi tai ayam, masa ngga dicuci pke sabun... ntar timbulnya fiiiit apa ? NAAHH :D
1 + 1 = 11...sukurlah, aku masih waras...
Omongan becanda dikupas tuntas, omongan serius cuma dibungkus... kyapanuune ^^)/
" tes "
adakah kelak dia kan sudi nyanyikan sebuah lagu ini untukku : "...Walaupun dirimu tak bersayap, ku akan percaya kau mampu terbang bawa diriku tanpa takut dan ragu...Walaupun kau bukan titisan dewa, ku takkan kecewa..." (^^)???
" masih banyak yg harus kucari...tuk bahagiakan hidupmu nanti "
Nyanyi lagu Koes Plus ah: " Ini jaman edan, anak-anak sekarang masih kecil sudah pada jadi lesbian...status nikah-nikahan katanya, senggol-senggolan oO "
...tatapku tak beralih dari layar, sesekali menilik statusmu yang tak kunjung berubah...takkan kubiarkan statusmu kesepian, walau hanya ibu jari menandai sukaku pada kalimatmu...
Kalo kita ngga' bisa jadi orang pandai, ya jadi orang yang baik aja...
Mungkin aku tak selalu bisa berikan semua yang kmu mau... Tapi aku bisa memberi semua yang aku mampu...
sejelek-jeleknya, sekere-kerenya, segoblok-gobloknya, sejanchuk-janchuknya, se'asu-asunya, sebangsat-bangsatnya... " aku masih punya hati..."
>> pengen liburan ke California, tapi dana tak mencukupi...??? kami menyediakan alternatif yang tak kalah menarik (yaitu) jalan2 ke Kali Code, Kali Deres, Kalimantan, Kaliurang & Kali Ciliwung... bagi yang berminat, Dana operasional ditanggung sendiri. Terima Kasih
marhaban ya K.R.B.
Oke, sepertinya kali ini gw harus sabar...tolong jangan campuri urusan Rejeki & Nasib gw lagi dan jangan nambahin soal-soal saat gw lagi jalani ujian hidup. Thx buat Raffael Vicaas Saddega II & semua yg udah bikin tenteram hati gw... respect & Love 2u all my friends...!!!
Ni udah jalan idup yg digarisin gw... Gw aja kagak komplain ma yg di Atas biar kate masih susah, kok masih ada aja ya yg sirik ?? Nambah susah gw aja ni org. Yaudah biar adil, gw doain dah Semoga suatu saat anak tu org sirik kelak bakal ngrasain apa yg gw alamin skrg dan bpknya berumur panjang, Amien (Doa org2 yg mengalami kesusahan biasanya ijabah)
saat ini aku sedang berbicara dengan "Kau Tau Siapa???"
mengutip salah satu scene siaran TV semalem > Apa yg kamu lakukan, bila ramalan suku maya di taon 2012 "benar-benar" terjadi ??? di antara sebagian sumber yg menjawab tobat, adapula yg jwb: cepet nikah & "cepet punya anak"... (walaupun segmennya berandai-andai, tega bgt tu org...sang bayi dilahirkan cuma buat ngeliat hari kiamat doank...) Terlaaluu...
Jangan pernah memandang siapa yang berbicara, tapi simak apa yg sedang dibicarakan...
Imej ' pertama kali ' dikenal, ngga bisa mudah gitu aja dirubah di tengah jalan... Ngga gampang..
Rundown ga jelas...!! pdhal dah bnyak yg belain cabut kerja, ada yg udah ijin sekolah malah jam berangkat diundur, mana dah booking kendaraan pagi2, basecamp full. Nyita waktu tim gw, yg hrsnya galang dana KRB Peduli malah jadi sibuk nginfo ulang...
memberitahukan telah berakhir pukul 02:25am... conference berakhir karna tersisa 3 baladewa yg membisu sedari tadi...
bersenggama dengan Adobe™ Photoshop CS3 & CorelDraw x4...grrr
" Masalah itu timbul, karena kita kurang bisa mensyukuri dengan apa yang sudah ada.. Dan menginginkan lebih dari apa yg kita punya "
> kita adalah manusia purba bagi peradaban manusia berikutnya..
"...Dan semua berawal dari luar dugaan... ada makna dibalik pertemuan ini... dan aku tak bisa mengabaikan itu..."
> dimana kau berada...engkau miliknya
> seringkali kuterusik di antara perasaan, takut kehilangan & takut tak bisa bahagiakan dia...
Song for GOD : " KAMUlah satu-satunya yang ternyata mengerti aku, maafkan aku selama ini... yang sedikit melupakanMu..."
Maafkan aq ya Allah, bila di usiaku yg terbatas ini, terkadang masih saja aku berpaling dariMu...Maaf Ayah Ibu, bila putramu ini blum bisa membanggakan kalian...Maaf Saudara²ku bila aq blm bisa jadi panutan untuk kalian...Maaf teman², bila aku belum bisa menjadi teman yang baik & mengerti kalian...Maaf tuk seseorang yang saangat kucintai, bila aq belum bisa menyenangkan hatimu...:') (Mohon Maaf Lahir Bathin ya)
jika ada kekurangan, bicarakan saja... karena aku tidak akan menambahkan apa yang menjadi kekurangan kalian... :)
...Berhenti di tengah perjalanan akan lebih sulit dan terasa lebih melelahkan... daripada terus berjalan hingga sampai ke tujuan...
...ada atau ga ada surga, mengenalmu udah surga buatku...
"Daripada repot-repot mencari yg baru, lebih baik yg lama saja diperbaharui..."
wahai wanita " mengapa flamboyan di seberang lautan nampak jelas, jomblo di pelupuk mata tak nampak ? " dasar emang nasib aing...hohoho (^^)? (invisible men)
>>> "Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang.. MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh..."
saat membaca status ini...apa yg anda pikirkan...???
> jo ngono to cak, bukannya jadi motivator yg baik... malah bikin blok2an sendiri... dpt kbr miring langsung ngandhel (PAYAH !!) tenang aja, atas nama gen baru, tak sedikitpun kami berpikiran untuk melupakan jasa2mu. kmi hanya membantu besarkan apa yg udah anda dirikan. tpi skrg, apa jdinya bila secara tidak langsung ANDA TELAH MEMAKSA KAMI MUNDUR ? (semoga ini bukan versi malin kundang yg terbalik)
Dalam masa kejayaan ( teman-teman mengenal kita ). Dalam kesengsaraan ( kita mengenal teman-teman kita ) Ingatlah, kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan... Siapa yang berada di samping anda?? Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak ada yang perduli??
ngejogrok d dpn tipi nonton TRIAD @ Dahsyat, d smping itu sbnrnya gw lebih seneng liat semangatnya anak2 KRB...gokil exist !!!
>>> Eh, ada tamu...(OVJ mode:ON)
someone said to me "...bila Tuhan berikan cobaan, berarti Tuhan melatih kita sabar...& yg patut disyukuri, itu juga bsa berarti Dia sedang memperhatikan kita "
Pertama kali maen gitar (23 thn), kenalan ma PC (24 thn), Belajar Sotosop (25 thn), Belajar Corel (6 bulan yg lalu)...dan usiaku skrg 26 thn, intinya aq belum ada apa2nya dibanding kalian...hahaha
Sendiri itu bebas, Sendiri itu...sepi
say, dunia tak seindah daun kelor...
" Aku suka mengerjakan pekerjaan yg membuatku senang... tapi jujur, aku ngga' begitu suka bersenang-senang..."
"...Buku yang paling sulit dibaca adalah buku yang paling sulit dibeli..."
Kepuasan yang terbesar adalah ketika KAMU BISA melakukan sesuatu yang menurut orang lain itu mustahil !!!
said:...yg mau tidur selamat tidur...yg masih beraktivitas...kita senasib...hahahaha :D
aku baru bisa tertawa lepas, bila perang telah usai...
“...Belajar bagaimana cara belajar adalah keahlian terpenting dalam hidup...”
Tadinya minta waktu sampe akhir bulan untuk deadline karna gw & boim ga bsa selesaikan smua layout + artikel selama sminggu, eh trnyata akhir bulan malah tinggal 7 hari lagi (sama aja bo'ong donk...itungannya seminggu juga...) hufff.. :P
Sedikit orang bekerja, Demi harapan banyak orang... Sedikit yang punya inisiatif, banyak yang punya alasan. Mengapa kebanyakan generasi kali ini lebih pandai memberi saran daripada yang mau bergerak...?!! Nilai sebuah kepedulian hanya mentok sampai di ujung bibir... (H-53 to Big Moment)
payah...ga ada tmn yg bisa di ajak ngobrol seruu ni hari...ngambekan kabeh !!!... baca email yg lama2 aja...eh...wait :O ??? (Wednesday, March 18, 2009 11:56 PM)...iya, gw akan ttp jadi seperti yg kmu kenal...walaupun ga bisa jadi seperti yang kamu minta :')
"...kalo memang jodoh, ga akan lari kemana... semoga misteri ini terkuak dengan indah, seperti harapan yg telah Dia anugerahkan padaku..." -piscearian-
karena kebaikanNya, kamu tercipta dan terlahir. usah kau koyak begitu saja hanya karena "nila setitik" jadi trend yang kau banggakan sekarang. Orang² yang mengingatkan bukan neraka bagimu. Hidup cuma sekali, niat lurusmu hari ini adalah surga di kemudian hari. (Hidup ini indah...rasakan bagaimana ketika kelak kau pulang ke rumah, anakmu berlari dengan senyum mungilnya, memeluk sembari memanggilmu...ibu...) ^^ for LESBIANS
...barusan aku lihat tikus gede banget...risih, sama risihnya sepertiku melihat pengemudi mercy memaki-maki tukang sapu jalanan yang tak sengaja menghalangi jalannya, ketika berputar arah di gor sumantri pagi tadi...
perjuangan kalian yg tetap bertahan menjalani kerasnya hidup di tengah kemelut yg selalu kalian anggap ' pehatian lebih dari sang Pencipta waktu ' adalah MOTIVASI buatku & orang2 yg sempat dilintasi kata 'menyerah' sepertiku... (Salut)
aq cari rejeki halal, ngga malak...ngga nyolong. toh selama ini tiap aq butuh, cuma sedikit yg mau perduli. aq ga jual kasian, aq sudah terlalu ikhlas mempertahankan apa yg kalian dirikan, itupun masih terbebani tanggung jawab yg seharusnya kalian emban... (aq ngga minta imbalan, karena klo ditawarin mau apa... pasti ngga ada yg sanggup memenuhinya)
sering bgt nemu sms & telpon tmn2 masa kecil (jadul) yg judulnya begini " masih inget ga ama gw ? (jwb: ngga, sebut nama lu dulu donk) wah, udah sukses ya ? (jwb: belum, doain ya), sombong ya skrg (jwb: siapa ya?? haha), ada kerjaan ga ? bagi2 donk (jwb: ntar ya klo gw dah punya tambang), kapan nikah ? (jwb: mei, meibi yes meibi no) dsb " ...Teman, rupa-rupa warnanya :)
nunggu disuruh dulu ah, baru gerak... ngapain juga mikir yang susah-susah, idup gw udah nyaman. tapiii... kalo lu seneng bagi-bagi ya... ntar kalo gw susah lu tolong. nah, ntar klo gw seneng, ups... mm, sory... ni hasil keringet gw. so kesimpulannya lu seneng gw seneng, lu susah gw seneng... oh, indahnya hidup gw.... (nyindir someone)
Hujan aer...sukurlah, bukan hujan batu
terkadang Trend mengalahkan Etika, terkadang Trend mengalihkan Budaya, terkadang Trend menyekutukan Kodrat... Dosa memang kita tanggung masing², tapi KIAMAT kita tanggung sama²... LANJUTKAN, JIKA TAK PUNYA OTAK !!!
" apa yg bisa didapat dari sebuah materi, tidaklah sekreatif apa yg bisa diciptakan dari sebuah NIAT "
"...seperti bumi dan langit..." aku tak mampu nyewa roket untuk meraihmu...
"...aku memang jelek, tapi tidak tampan...berdosakah bila aku narsis ???..." (By:UyieAchmad©2009)
Bercermin dengan keadaan... " Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, melainkan mereka dapat berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki..."
NDASKU IKI... menampung segala macam bentuk aspirasi yg berasal dari patah hati sampai bergelut dgn konspirasi... biarkan saja datang silih berganti, asal jauh dari pikiran untuk `bunuh diri`... kemiskinan tak menjadikan aq lemah... akan kuhadapi & kujalani semua dengan indah...SO LADIES & GENTLEMAN, DON'T JUDGE A BOY FROM HIS KOLOR !!!
Yg biasa gw lakuin kalo pengen bikin sesuatu, gw pasti cari jalan... Tapi kalo lagi males bikinnya, gw pasti cari alasan.. (Nah, yg kedua ni termasuk hal buruk koleksi gw yg paling sukar dilawan... haha) Damn ^.-)/!!!
aku memang ga punya cewek, tapi aku bangga karena cewek nggak punya aku...
banyak ketidak-mungkinan yg memaksaku lebih baik memendam daripada harus mengungkapkan perasaan yg terpendam di relung hati ini... metal (mellow total !!!)
" bila suatu saat kau harus pergi...jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik "
"hakikat keindahan adalah apa yang menarik jiwa....kepadanya cinta dan rindu diberikan tanpa diminta..."
" memang tidak bagus rupaku & aku juga bukan pemilih...tapi, biarkan aq menentukan jalan hidupku sendiri..."
semoga kita bisa lebih mensyukuri apa yang sudah di'GRATIS'kan Tuhan kepada kita. tanpa UJIAN kita tidak akan menjadi lebih hebat...
Masihkah mungkin kubuka pintu hatimu, dengan kunci yang dulu pernah kau patahkan ???
" tak ada yang jatuh dari langit dengan cuma-cuma...selain hujan, meteor & ufo "
"mengarang cerita itu mudah...namun memulai ceritalah yg tidak mudah"
someone says to me : " apabila kamu belum punya, belum mampu, belum bisa... maksimalisasi apa yang ada "
Sudah larut malam...ayo teman-teman, saatnya beraksi... membasmi nyamuk
Cinta itu 'bukan' sumber bahagia... tapi ketiadaan cinta, jadi sumber derita
sedang mengoleksi pengalaman demi pengalaman demi pembelajaran (yang tak pernah dituangkan saat mengenyam pendidikan)
"...Tuhan, kenapa hanya "salah" yang bisa kuciptakan...???...dan mengapa "benar" hanya milik-Mu...??? adakah kiranya, kau kan perkenankan hamba ini memiliki secuil saja keajaiban dari-Mu..."
" bila aq menjadi diri sendiri, maka sesungguhnya tak banyak yg bsa kuperbuat...Tuhan, berikanlah keajaiban padaku..."
bersabda: skrg beberapa baladewa bikin status model2 " love u mitha "...makanya gw ga mau ikut2an...gw harus kreatif...MITHA LOVE ME...wakakakakak :))
Banyak orang yang percaya bahwa suatu hari kala mereka bangun dari tidur, mereka sudah menjadi kaya... Sesungguhnya mereka sudah separuh benar, karena mereka memang telah bangun dari tidur...
Sesuatu yg tak mungkin, tetap akan menjadi kemungkinan dalam waktu yg tak memungkinkan ini...mungkin
...bila aku tak sanggup meraih hatinya...biarlah...bayangnya saja yang selalu ada dalam saku semangatku...toh, karunia jua bila masih bisa mengingatnya...:)
aku BERSYUKUR punya saudara yang baik, teman yang baik dan semua orang² baik yg menerima aku apa adanya (WIDE LOVE AROUND) terima kasih telah mengetuk pintu hatiku untuk mencoba jadi baik, walau aku belum bisa melebihi kebaikan kalian... Semoga Tuhan memudahkan jalan hidup kalian, Amien
300 Juta Tahun ke depan, kita cuma akan jadi fosil
Ga perlu ranking satu, ga perlu jadi juara satu, ga perlu harus perfect, ngga' perlu harus jadi orang sukses & ngga' perlu beli apa-apa... kalo memang belum bisa merealisasikan itu semua, cukup " mau nurut " aja, sebenernya udah termasuk ngebahagiain ortu...
'Alone-alone' asal kelakon...
" Jika yg kulakukan memang salah, tunjukkan bagaimana yg benar.."
Tanggal 09 bulan 09 tahun 09, akan diluncurkan sebuah film animasi yg diproduseri oleh Tim Burton (Batman, Batman return, Nightmare before Christmas & Charlie and the chocolate factory) yang akan diberi judul " 9 "... kebetulan di film itu saya berperan sebagai penonton... :D
“ Tak perlu terlalu heran melihat pelangi... namun heranlah saat menyadari bagaimana caranya sampai kamu bisa berdiri & berjalan dengan dua kaki...” (Bersyukurlah)
bila bnyak keburukan yg kau temukan dari dlm dariku (begitulah aku), bila banyak kekurangan yg tak kau sukai dariku (itulah kenyataanku), bila kau ingin tau siapakah yg paling & akan selalu mencintaimu selain keluargamu (itulah sebenar-benarnya aku) -4d2P-
> status2 gw yg menyentil hal "sex menyimpang" bersifat GLOBAL bukan Individu (skalian aja SEMUANYA, nanggung) !!! suka ga' suka silahken... gw cuma berharap pada kalian untuk lurus agar bsa mengurangi resiko "KIAMAT SUDAH DEKAT" ...kalau perhatian ini sangat mengganggu 'kalian', gw pun minta pd kalian untuk tidak mengganggu 'Kodrat' yg udah ditentukan... "TREND yg kalian anut" adalah penjajah moral !!!
" Jangan pikir karena kamu punya pacar, aq harus berhenti berharap.. Sebab yg kupikir selama kamu belum punya suami, aku masih punya kesempatan.. "
kita semua adalah ALIEN...
@metro TV > dengerin anjing-anjing politik lagi ngobrolin duit...
adakah langit itu juga berada tepat di atas atap rumahnya ? bantu bawa jiwaku menuju ke sana... agar kubisa menjaga lelapnya dari mimpi2 buruk... (Night at Jakarta-Situbondo)
Dulu setiap aku naik kelas, pasti diomelin sama tukang kebon sekolahan...katanya gini: " Heh, kamu...jangan naik-naik, nanti genteng bocor semua !!! ta' laporin kepala sekolah, nyaho lu !!! "
" tak bisa kujanjikan kesetiaan padamu, tapi aku akan berusaha bertahan...karena kamu "
" Tuhan.. aku yakin Engkau tau, saat ini kepalaku sangat pusing & belum mampu selesaikan semua soal-soal ujianMu..."
The way to get started is... to QUIT TALKING and BEGIN DOING
ga ada petunjuk & ga ada penunjuk...bnyk pertanyaan tapi ga bnyk masukan...hufff >,< aku bisa saja jahat, tpi hati nurani ini msh d tmptnya...
" Promo Mie Ayam, beli dua gratis satu mangkok, beli tiga gratis nambah kuah, beli empat gratis timbang badan. Melayani dengan Hati... ampela, usus dan jeroan ayam lainnya.."
Lewati semuanya... Belum saatnya untuk menyerah, dan jangan beri kesempatan bila saat-saat itu menghampiri...
...Akhirnya akun pertama gw terblokir juga...(Goodbye to friends on my 1st FB)...(2008)
Terkadang idup ntu ibarat nyari dimana letak ' selangkangan kobra '... (Ngga nyambung, tapi seru kalo dibahas)
" jangan pernah bandingkan keuntungan Rp.1000 untuk diri sendiri dengan Rp.5000 untuk kepentingan bersama... perbandingan wirausaha dengan badan usaha suatu komunitas (jelas beda) kalo niatnya pyur ngamal, ya gratisin aja... ga perlu sampe ngebahas soal siapa yg paling murah demi anu, apalagi sampe nombok (bener apa engga'...sungguh, ngga ada bedanya dengan jual kasian?) jualan ya jualan aja, ngga perlu persepsi macem² kalo judulnya tetep jualan..."
Last Child (anak ilang) - Diary Depresiku, saya lihat sendiri ada beberapa anak abg yg terpengaruh lagu tsb, men'drama'tisir kehidupan mereka agar persis seperti itu... ("keren ni lagu...kisah gw banget" katanya sambil menutup matanya) padahal yg gw liat ortunya ngga cerai kok, minta apa² diturutin, baju tiap hari dicuciin, semua kebutuhan dia dipenuhin walo terkadang ortunya kudu banting tulang ngumpulin duit dulu...
Langganan:
Postingan (Atom)